Gelar Konferensi Pers, RSUB Umumkan Kemenangan Gugatan

Rumas Sakit Universitas Brawijaya mengadakan konferensi pers (15/10/2020) di lt. 8 Ruang Rajawali ged. C atas perkara gugatan yang dilayangkan oleh Fery Al Kahfi yang dianggapnya RSUB telah melakukan perbuatan melawan hukum, yaitu: melanggar ijin lingkungan, tidak memiliki IMB, luas gedung melebihi izin dan menyebabkan pencemaran lingkungan.
Direktur RSUB Dr. dr. Sri Andarini, M. Kes menjelaskan secara resmi tentang hasil dari putusan Pengadilan Negeri Malang tanggal 13 Oktober 2020 yang memutuskan bahwa gugatan tersebut tidak dapat diterima sehingga tuduhan terhadap RSUB selama ini tidak terbukti.
Segala bentuk kegiatan operasional di RSUB telah memenuhi persyaratan-persyaratan, yaitu:
a. Izin Lokasi Nomor: 188.45/351/35.73.112/2009 tentang Pemberian Izin Lokasi Untuk Keperluan Pembangunan Fasilitas Pendidikan Rumah Sakit Akademik Universitas Brawijaya Terletak di Jalan Soekarno Hatta Kelurahan Jatimulyo dan Kelurahan Mojolangu Kecamatan Lowokwaru.
b. Keterangan Rencana Kota Nomor 1538/KRK/IX/2011;
c. Site Plan sesuai dengan Keputusan Walikota Malang Nomor: 188.45/223/35.73.112/2011;
d. Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Nomor: 640/2997.73.407/2011;
e. Izin Operasional Nomor: 445/13/35.73.112/2016 sebagai Rumah Sakit Kelas C.
f. Izin Lingkungan Nomor: 660/048/35.73.313/2017;
g. Surat perjanjian kerja sama antara PT. Putra Restu Ibu Abadi (PRIA) Nomor:
0583/KS/LEG/PRIA-RSUB/B3/VI/2020 dengan Universitas Brawijaya Nomor: 44/UN10.13/KS/2020, untuk proses pengangkutan, dan pengolahan/pemanfaatan/pemusnahan limbah bahan berbahaya dan beracun (limbah B3).
h. Izin Pengolahan Limbah Cair dengan Nomor: 660.2/0008/35.73.406/2020.

Sri Andarini mengatakan, “Semua peraturan dan perijinan sudah dipenuhi oleh RSUB, karena kami RS pemerintah maka berusaha taat dan tunduk terhadap segala aturan yang berlaku”. Selain itu, kuasa hukum UB, Haru Permadi SH, MH menjelaskan bahwa hal ini adalah upaya untuk menjelaskan seterang-terangnya kepada masyarakat tentang kebenaran dan fakta hukum yang sesungguhnya.