RUMAH SAKIT

Universitas Brawijaya

Lakukan Kunjungan, Pengembangan Pembangunan RSUB Bukan Sekadar Wacana

09/05/2019 humas rsub Berita, Kegiatan, Kerjasama, Pengumuman

MALANG, RSUB News – Senior Health Expert dari Enable Development Agency Belgia, dr. Stefaan Van Bastelaere dan Ir. George Latrou berkunjung ke Rumah Sakit Universitas Brawijaya (RSUB). Kunjungan ini merupakan lawatan pertama dari Enabel Development Agency.

Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani, AR., MS bersama Prof. Dr. Ir. Sasmito Djati, MS selaku Wakil Rektor IV dan rombongan pada Kamis (09/05) didampingi Direktur RSUB, Dr. dr. Sri Andarini, M. Kes dan beberapa direksi lainnya menggelar pertemuan sebagai upaya tindak lanjut dari program pembiayaan tim Belgia untuk pengembangan RSUB yang berkelanjutan. Acara kali ini diawali dengan telusur ruangan dimulai dari urang poli pelayanan hingga ke unit penunjang seperti fisioterapi, unit radiologi, dan laboratorium. Rombongan juga melakukan pengamatan di rencana ruang MRI dan CT-Scan hingga masuk ke ruang IGD. Pertanyaan muncul saat dr. Stefaan memasuki ruang Rekam Medis diantaranya cara pemberian nomor, keterangan nomor, dan pengaturan berkas RM.

Pada paparannya, Direktur RSUB menjelaskan tentang sejarah berdirinya RSUB hingga visi misi dan rencana pengembangan. “Beberapa rencana program unggulan ke depan dari RSUB adalah kidney Centre, Fertility Centre, Cardio Centre, Pain Management dan Cancer Centre yang sejalan dengan visi RSUB sebagai rumah sakit pendidikan, “kata Direktur.

Direktur RSUB juga menjelaskan bahwa tingkat kunjungan dan tingkat pemanfaatan tempat tidur (BOR) juga mengalami kenaikan dari tahun ke tahun sehingga dalam pertemuan tersebut RSUB dan Enabel Development Agency memusatkan pembahasan untuk mengembangkan RSUB baik dari segi fisik bangunan yang meliputi tiga gedung hingga sarana prasarana yang dibutuhkan. Kunjungan diakhiri setelah adanya diskusi antara Enabel Development Agency dengan beberapa dokter RSUB.