RUMAH SAKIT

Universitas Brawijaya

Akreditasi, Bukti Komitmen RSUB Meningkatkan Mutu Pelayanan

18/12/2017 humas rsub Berita, Kegiatan

Akreditasi rumah sakit merupakan pengakuan terhadap rumah sakit yang diberikan oleh lembaga independen penyelenggara akreditasi yang ditetapan oleh Menteri Kesehatan, setelah dinilai bahwa rumah sakit itu memenuhi Standar Pelayanan Rumah Sakit yang berlaku untuk meningkatkan mutu pelayanan Rumah Sakit secara berkesinambungan (Permenkes No.12 tahun 2012 tentang Akreditasi Rumah Sakit). Akreditasi bertujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien rumah sakit. Rumah sakit wajib melakukan akreditasi secara berkala setiap tiga tahun sekali sesuai dengan peraturan yang tertuang pada Undang-Undang No.44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit, pasal 40 ayat 1.

Lembaga independen pelaksana akreditasi rumah sakit di Indonesia yang diakui pemerintah adalah KARS (Komisi Akreditasi Rumah Sakit). KARS sebagai organisasi non-profit yang mengusung visi untuk menjadi badan akreditasi tingkat Nasional dan Internasional, serta misi untuk membimbing dan membantu rumah sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien melalui akreditasi, telah mendapatkan pengakuan internasional dari The International Society for Quality in Health Care (ISQua), yaitu sebuah lembaga internasional yang mengakreditasi lembaga akreditasi di beberapa negara.

Rumah Sakit Universitas Brawijaya (RSUB) dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit, telah melaksanakan akreditasi rumah sakit yang dilangsungkan pada tanggal 13-16 Desember 2017. Standar akreditasi yang digunakan oleh KARS pada saat melakukan akreditasi di RSUB adalah Standar Akreditasi Versi 2012. Standar pelayanan rumah sakit di Indonesia ini diperbaharui lagi menjadi Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit Edisi 1 (SNARS Ed 1) yang akan mulai diterapkan per tanggal 1 Januari 2018.

Acara Akreditasi Rumah Sakit diawali dengan dengan sambutan dari Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri, MS., didampingi Direktur RSUB, Dr. dr. Aswoco Andyk Asmoro, Sp. An beserta para jajaran pimpinan RSUB yang berlangsung di Hotel Santika Malang (13/12). Selanjutnya, dr. R. Heru Ariyadi, MPH selaku ketua tim surveior akreditasi menjelaskan jadwal selama akreditasi dan memberikan pernyataan tertulis mengenai kode etik surveior yang selanjutnya diserahkan pada Direktur RSUB didampingi oleh Rektor UB.

Akreditasi hari pertama  (14/12), dimulai dengan pembukaan di aula lantai 8 gedung C RSUB dan dilanjutkan dengan perkenalan surveior. Pada sesi ini, Direktur RSUB, Dr. dr. Aswoco Andyk Asmoro, Sp. An memberikan sambutan sekaligus paparan mengenai Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien serta MDG’s. Selanjutnya, telaah dokumen masing-masing pokja dilakukan bersama dengan ketiga surveior dilanjutkan dengan telusur ruangan. Turut hadir pada acara pembukaan, Rektor UB, Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri, MS, Wakil Rektor 1, Dr. Sihabuddin, SH., MH dan para pejabat di lingkungan Universitas Brawijaya, Direktur  RSSA, dan Direktur RSUB periode 1, 2, dan 3.

Akreditasi hari kedua  (15/12), dimulai dengan klarfikasi dan masukan dari ketua tim surveior, dr. R. Heru Ariyadi, MPH kepada Direktur Rumah Sakit, kemudian dilanjutkan dengan presentasi tentang FMEA, Pedoman Praktik Klinis/Clinical Pathway, Risk Manajemen, Insiden Keselamatan Pasien yang dihadiri oleh seluruh surveior yang disampaikan oleh dr. Asri Prameswari, Sp.PD dan drg. Rr. Merina Diah Eri Nurmasari. Selanjutnya, surveior melakukan telusur ruangan kembali yang ada di RSUB. Acara hari kedua, ditutup dengan evaluasi dan rancangan tindak lanjut temuan surveior.

Akreditasi hari ketiga(16/12), dimulai dengan dimulai dengan klarfikasi dan masukan kembali dari ketua tim surveior, dr. R. Heru Ariyadi, MPH kepada Direktur Rumah Sakit. Selanjutnya, surveior melakukan wawancara pimpinan kepada Rektor UB, Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri, MS dan  dilanjutkan dengan telusur ruangan. Acara ditutup dengan exit conference.